Sinaran mata
Cerita segalanya
Duka lara terpendam
Memori semalam
Tinggal segala cinta
Tiada kembalinya
Lama dikasih kita
Kau bawa bersama
Mimpi indah mekar
Saat cinta bersemi
Sedetik asmara syurga
Selamanya
Pergilah rinduku
Hilangkan dirimu
Tak sanggup menanggung
Derita dikalbuku
Pergilah sayangku
Bermula semula
Semangat cintaku
Membara kerana dia
Tiada niatku
Tersemat dijiwa
Setia bersamanya
Cinta murni berdua
Beribu teguhnya
Mimpi indah mekar
Saat cinta bersemi
Sedetik asmara syurga
Selamanya
Pergilah sayangku
Bermula semula
Semangat cintaku
Membara kerana dia
Tiada niatku
Maafkan aku duhai kasih
Izinkan ku pergi......................
Tuesday, June 30, 2009
bukan kasihku
Inikah akhirnya
tinggallah lara di sini
terpadamlah api kasih
setelah dikau pergi
telah kukorbankan
sudah aku curahkannya
semua kasih suci pada dirimu
Korus
Takku mahu
asmara kan hancur seperti debu
Takku mahu
dirimu bukan lagi kekasihku
dan di sini tinggallah aku
menantikan kasih
sesaat berlalu
bertahun kurasa
Ohh manakah silapmya
kemanakah kan kubawa
erti cinta sejati
cuma dimimpi
Korus
Takku mahu
asmara kan hancur seperti debu
takku mahu
dirimu bukan lagi kekasihku
dan di sini tinggallah aku
menantikan kasih
sesaat berlalu
bertahun kurasa
Oh pedihnya...
Inikah akhirnya
tinggallah lara di sini
terpadamlah api kasih
setelah dikau pergi
telah kukorbankan
sudah aku curahkannya
semua kasih suci pada dirimu
Korus
Takku mahu
asmara kan hancur seperti debu
Takku mahu
dirimu bukan lagi kekasihku
dan di sini tinggallah aku
menantikan kasih
sesaat berlalu
bertahun kurasa
Ohh manakah silapmya
kemanakah kan kubawa
erti cinta sejati
cuma dimimpi
Korus
Takku mahu
asmara kan hancur seperti debu
takku mahu
dirimu bukan lagi kekasihku
dan di sini tinggallah aku
menantikan kasih
sesaat berlalu
bertahun kurasa
Oh pedihnya...
Thursday, June 25, 2009
SEKELIP MATA KAU BERUBAH
Syahdunya ku rasa di saat ini
Suasana sepi membisu
Tersentuh hatiku dibuai kenangan lalu
Ingin kuluahkan hasrat di hatiku
Sudikah mendengarnya
Sebenarnya engkau masih ku sayang
Biarpun tak dapat bersama
Kau masih kurindu seperti waktu dahulu
Aku mengharap agar engkau mengerti
Curahan rasa ini
( korus )
Jika engkau sedang hidup bahagia
Jangan kau lupakan diriku
Yang terdampar kesepian
Ku dilambung ombak rindu
Yang hanyut dalam kelemasan
Mengapakah aku masih menunggu
Dan masih menagih kasihmu
Dirimu di mana... cuma aku yang terus
Sabar menantimu tanpa jemu
Dulu kau menumpang kasih
Lalu kuberimu harapan
Sekelip mata kau berubah
Ooo... begitulah lumrahnya percintaan
Syahdunya ku rasa di saat ini
Suasana sepi membisu
Tersentuh hatiku dibuai kenangan lalu
Ingin kuluahkan hasrat di hatiku
Sudikah mendengarnya
Sebenarnya engkau masih ku sayang
Biarpun tak dapat bersama
Kau masih kurindu seperti waktu dahulu
Aku mengharap agar engkau mengerti
Curahan rasa ini
( korus )
Jika engkau sedang hidup bahagia
Jangan kau lupakan diriku
Yang terdampar kesepian
Ku dilambung ombak rindu
Yang hanyut dalam kelemasan
Mengapakah aku masih menunggu
Dan masih menagih kasihmu
Dirimu di mana... cuma aku yang terus
Sabar menantimu tanpa jemu
Dulu kau menumpang kasih
Lalu kuberimu harapan
Sekelip mata kau berubah
Ooo... begitulah lumrahnya percintaan
Tuesday, June 16, 2009
Usah tinggal daku kekasih
Usah biar aku bersedih
Percintaan ini memang zalim
Tak bermata tak behati
Seolah-olah kini teracunnya dunia
Kita pernah riang bersama
Kita pernah rasai duka
Mereka ingin kita berpisah
Tanpa harga tanpa nilai
Tanpa mu aku sepi
Ku tetap akan berpegang janji
Untuk hidup bersamamu
Walau diri sengsara
Tiada lagi air mata
Dapat ku merayu untuk bersamamu
Jangan tinggalkan aku walau sementara
Jangan biarkan dendam mempermainkan kita
Di mataku hanya kau penawar dan syurga
Usah engkau tinggalkan
Tinggal daku kekasih
Usah biar aku bersedih
Percintaan ini memang zalim
Tak bermata tak behati
Seolah-olah kini teracunnya dunia
Kita pernah riang bersama
Kita pernah rasai duka
Mereka ingin kita berpisah
Tanpa harga tanpa nilai
Tanpa mu aku sepi
Ku tetap akan berpegang janji
Untuk hidup bersamamu
Walau diri sengsara
Tiada lagi air mata
Dapat ku merayu untuk bersamamu
Jangan tinggalkan aku walau sementara
Jangan biarkan dendam mempermainkan kita
Di mataku hanya kau penawar dan syurga
Usah engkau tinggalkan
Tinggal daku kekasih
Tuesday, June 2, 2009
kenyataan yang harus aku hadapi....
hari ni...aku mula menyedari...
setelah puas aku fikirkannya...
mengapa kisah hidupku begini....
kini...aku mula menerima...
yang cinta ku sebelum ni sudah tiada lagi...
hilang tanpa ku sedari....
tak meninggalkan apa2 kesan untuk ku jejaki...
hatiku mula berbisik...
mengapa semua ini berlaku begitu pantas...
jawapannya...aku sudah tiada lagi dalam hidupnya....
aku tidak memberikan apa2 untuk dia hargai...
tiada apa untuk diingati...
hingga kini...hatiku kuat mengatakan bahawa dia sedang bahagia...
bersama pengganti aku...pengganti yang telah menggantikan cintaku...
ternyata dia lebih hebat dari segalanya...
punyai semua yang aku x punya...
kalau tidak...masakan aku terus dilupai...
tanpa sebarang penyesalan....
hingga saat ini aku tahu...
dia lebih bahagia dari dahulu...
lebih bahagia dari bersama aku...
penggantiku dapat memberikan semuanya pada dia...
dapat menjaga dia...
dapat membahagiakannya...
namun...sekiranya masih ada lagi sedikit perasaan hormatnya padaku...
pasti dia akan mematuhi semua janji2nya padaku....
pasti tiada lagi yang akan dilukai.....
aku sedar...semua ni telah pun dirancang...
semenjak dari awl lagi...
namun...dari awl lg aku sudah berjanji pada hatiku yang aku akan tanggung apa jua risikonya...
cuma aku terleka seketika...
terleka menyintai....
minggu ni...aku akan pulang ke kg...
sebenarnya jauh di sudut hatiku...
aku takut untuk pulang ke kg...
aku lebih rela berada di tempat org...
aku lebih rela berjauhan dari semuanya...
aku takut disakiti lagi...
aku takut dengan diriku sendiri...
takut terlintas bayangnya di hadapanku lagi....
entah sampai bila aku harus begini...
dan terus begini...
dilukai...dan disakiti...
terus dilukai dan disakiti...
disakiti dan disakiti lagi...
hingga aku undurkan diri ini....
setelah puas aku fikirkannya...
mengapa kisah hidupku begini....
kini...aku mula menerima...
yang cinta ku sebelum ni sudah tiada lagi...
hilang tanpa ku sedari....
tak meninggalkan apa2 kesan untuk ku jejaki...
hatiku mula berbisik...
mengapa semua ini berlaku begitu pantas...
jawapannya...aku sudah tiada lagi dalam hidupnya....
aku tidak memberikan apa2 untuk dia hargai...
tiada apa untuk diingati...
hingga kini...hatiku kuat mengatakan bahawa dia sedang bahagia...
bersama pengganti aku...pengganti yang telah menggantikan cintaku...
ternyata dia lebih hebat dari segalanya...
punyai semua yang aku x punya...
kalau tidak...masakan aku terus dilupai...
tanpa sebarang penyesalan....
hingga saat ini aku tahu...
dia lebih bahagia dari dahulu...
lebih bahagia dari bersama aku...
penggantiku dapat memberikan semuanya pada dia...
dapat menjaga dia...
dapat membahagiakannya...
namun...sekiranya masih ada lagi sedikit perasaan hormatnya padaku...
pasti dia akan mematuhi semua janji2nya padaku....
pasti tiada lagi yang akan dilukai.....
aku sedar...semua ni telah pun dirancang...
semenjak dari awl lagi...
namun...dari awl lg aku sudah berjanji pada hatiku yang aku akan tanggung apa jua risikonya...
cuma aku terleka seketika...
terleka menyintai....
minggu ni...aku akan pulang ke kg...
sebenarnya jauh di sudut hatiku...
aku takut untuk pulang ke kg...
aku lebih rela berada di tempat org...
aku lebih rela berjauhan dari semuanya...
aku takut disakiti lagi...
aku takut dengan diriku sendiri...
takut terlintas bayangnya di hadapanku lagi....
entah sampai bila aku harus begini...
dan terus begini...
dilukai...dan disakiti...
terus dilukai dan disakiti...
disakiti dan disakiti lagi...
hingga aku undurkan diri ini....
Monday, June 1, 2009
jangan kau ucap selamat tinggal
Jangan Kau Ucap Selamat Tinggal
Ku mencari, Ku mencari
Apakah salahku
Kau buat ku termenung seorangan
Dalam diri sangsi, Akhirnya begini
Perpisahan tak kuduga
Ku mengerti, Ku fahami
Keputusan diri
Biar saja aku sebegini
Permintaan terakhirku, Jangan kau lafazkan
Simpan saja kata-kata
Jangan diucap selamat tinggal
Jangan kau ucap selamat tinggal
Jangan diucap selamt tinggal
Kepadaku...
Walaupun seketika... Walaupun sekelip mata
Simpan saja kata-kata, Ke akhir hayat yang ada
Walaupun seketika... Walaupun sekelip mata
Simpan saja kata-kata, Ke akhir hayat yang ada
Ku mencari, Ku mencari
Apakah salahku
Kau buat ku termenung seorangan
Dalam diri sangsi, Akhirnya begini
Perpisahan tak kuduga
Ku mengerti, Ku fahami
Keputusan diri
Biar saja aku sebegini
Permintaan terakhirku, Jangan kau lafazkan
Simpan saja kata-kata
Jangan diucap selamat tinggal
Jangan kau ucap selamat tinggal
Jangan diucap selamt tinggal
Kepadaku...
Walaupun seketika... Walaupun sekelip mata
Simpan saja kata-kata, Ke akhir hayat yang ada
Walaupun seketika... Walaupun sekelip mata
Simpan saja kata-kata, Ke akhir hayat yang ada
cinta ini membunuhku
D’Masiv - Cinta Ini Membunuhku
kau membuat ku berantakan
kau membuat ku tak karuan
kau membuat ku tak berdaya
kau menolakku acuhkan diriku
bagaimana caranya untuk
meruntuhkan kerasnya hatimu
ku sadari ku tak sempurna
ku tak seperti yang kau inginkan
reff:
kau hancurkan aku dengan sikapmu
tak sadarkah kau telah menyakitiku
lelah hati ini meyakinkanmu
cinta ini membunuhku
bagaimana caranya untuk
meruntuhkan kerasnya hatimu
ku sadari ku tak sempurna
ku tak seperti yang kau inginkan
repeat reff
mungkir bahagia
Hazami - Mungkir Bahagia
Dihimpit dicengkam rindu ini
Gerimis duka ku
Menggamit kenangan silam
Resah dan pilu menghampiri
Sunyinya malamku kelam
Pedih kemelut cinta
Dingin kelu bicara
Tuk mengungkap rindu
(Korus)
Sayang ku mungkir pada kejujuranmu
Menolak segala bahgia dihadapanku
Kasihku mungkir pada kata janjiku
Berlari aku jauh dari cintamu
Ku kesali
Dihanyut dilambung ombak lara
Sepiku berkelana
Melayari jiwa nestapa
Menggagahi rasa kesayuan
Leburlah harapan cinta
Namun kesetiaanmu
Kugenggam bagai hukuman
Mengheret langkahku
(Ulang korus 2x)
Maafkan daku
Kekasih hati cinta kita berakhir
Maafkan daku
Kerna ku memungkirinya
Maafkan daku
Kekasih hati cinta jadi begini
Maafkan daku
Ku mungkir bahagia
Dihimpit dicengkam rindu ini
Gerimis duka ku
Menggamit kenangan silam
Resah dan pilu menghampiri
Sunyinya malamku kelam
Pedih kemelut cinta
Dingin kelu bicara
Tuk mengungkap rindu
(Korus)
Sayang ku mungkir pada kejujuranmu
Menolak segala bahgia dihadapanku
Kasihku mungkir pada kata janjiku
Berlari aku jauh dari cintamu
Ku kesali
Dihanyut dilambung ombak lara
Sepiku berkelana
Melayari jiwa nestapa
Menggagahi rasa kesayuan
Leburlah harapan cinta
Namun kesetiaanmu
Kugenggam bagai hukuman
Mengheret langkahku
(Ulang korus 2x)
Maafkan daku
Kekasih hati cinta kita berakhir
Maafkan daku
Kerna ku memungkirinya
Maafkan daku
Kekasih hati cinta jadi begini
Maafkan daku
Ku mungkir bahagia
bukan diriku
Setelah kupahami aku bukan yang terbaik
Yang ada di hatimu
Tak dapat kusangsikan
Ternyata dirinyalah yang mengerti kamu
Bukanlah diriku ..
Kini maafkanlah aku
Bila aku menjadi bisu kepada dirimu
Bukan santunku terbungkam
Hanya hatiku berbatas 'tuk mengerti kamu
Maafkanlah aku..
Chorus :
Walau ku masih mencintaimu
Ku harus meninggalkanmu
Ku harus melupakanmu
Meski hatiku menyayangimu
Nurani membutuhkanmu
Ku harus merelakanmu
Dan hanyalah dirimu
Yang mampu memahamiku
Yang dapat mengerti aku
Ternyata dirinyalah
Yang sanggup menyanjungmu
Yang ramah menyentuhmu
Bukanlah diriku..
Chorus
Yang ada di hatimu
Tak dapat kusangsikan
Ternyata dirinyalah yang mengerti kamu
Bukanlah diriku ..
Kini maafkanlah aku
Bila aku menjadi bisu kepada dirimu
Bukan santunku terbungkam
Hanya hatiku berbatas 'tuk mengerti kamu
Maafkanlah aku..
Chorus :
Walau ku masih mencintaimu
Ku harus meninggalkanmu
Ku harus melupakanmu
Meski hatiku menyayangimu
Nurani membutuhkanmu
Ku harus merelakanmu
Dan hanyalah dirimu
Yang mampu memahamiku
Yang dapat mengerti aku
Ternyata dirinyalah
Yang sanggup menyanjungmu
Yang ramah menyentuhmu
Bukanlah diriku..
Chorus
KEMBALI SENYUM
Pantas kau diam membisu
Ada garis sendu diwajahmu
Salahkah sekadar aku bertanya
Berikan jawapan
Kuatkah ikatan cinta
Apa mungkin kasih mu setia
Tak ku duga airmata berlinang
Luka perasaanmu sayang
Sengaja hatimu ingin ku duga
Tak terlintas fikiran mencuriga cinta
Ku tahu seputih dingin salju
Itu warna cintamu
Kekasih usah merasa ragu dan sangsi
Kekasih cinta ku takkan terbelah bagi
Keringkanlah airmata di pipi mu sayang
Kembali senyum
Ada garis sendu diwajahmu
Salahkah sekadar aku bertanya
Berikan jawapan
Kuatkah ikatan cinta
Apa mungkin kasih mu setia
Tak ku duga airmata berlinang
Luka perasaanmu sayang
Sengaja hatimu ingin ku duga
Tak terlintas fikiran mencuriga cinta
Ku tahu seputih dingin salju
Itu warna cintamu
Kekasih usah merasa ragu dan sangsi
Kekasih cinta ku takkan terbelah bagi
Keringkanlah airmata di pipi mu sayang
Kembali senyum
IZINKAN KU PERGI
Izin Ku Pergi
Sinaran mata
Cerita segalanya
Duka lara terpendam
Memori semalam
Tinggal segala cinta
Tiada kembalinya
Lama dikasih kita
Kau bawa bersama
Mimpi indah mekar
Saat cinta bersemi
Sedetik asmara syurga
Selamanya
Pergilah rinduku
Hilangkan dirimu
Tak sanggup menanggung
Derita dikalbuku
Pergilah sayangku
Bermula semula
Semangat cintaku
Membara kerana dia
Tiada niatku
Tersemat dijiwa
Setia bersamanya
Cinta murni berdua
Beribu teguhnya
Mimpi indah mekar
Saat cinta bersemi
Sedetik asmara syurga
Selamanya
Pergilah sayangku
Bermula semula
Semangat cintaku
Membara kerana dia
Tiada niatku
Maafkan aku duhai kasih
Izinkan ku pergi
Sinaran mata
Cerita segalanya
Duka lara terpendam
Memori semalam
Tinggal segala cinta
Tiada kembalinya
Lama dikasih kita
Kau bawa bersama
Mimpi indah mekar
Saat cinta bersemi
Sedetik asmara syurga
Selamanya
Pergilah rinduku
Hilangkan dirimu
Tak sanggup menanggung
Derita dikalbuku
Pergilah sayangku
Bermula semula
Semangat cintaku
Membara kerana dia
Tiada niatku
Tersemat dijiwa
Setia bersamanya
Cinta murni berdua
Beribu teguhnya
Mimpi indah mekar
Saat cinta bersemi
Sedetik asmara syurga
Selamanya
Pergilah sayangku
Bermula semula
Semangat cintaku
Membara kerana dia
Tiada niatku
Maafkan aku duhai kasih
Izinkan ku pergi
HATI TERLUKA
Waktu kita bersama indahnya ku alami
Waktu kita berdua, janji2 bersemi
Apapun rintangan dapat kita harungi
Apapun persoalan dapat kita jalani
Namun semuanya berubah dalam sekelip mata
Hati terluka bila ku sedar kau khianati cinta
Jiwa meronta bila ternyata kau menduakan cinta
Sungguh ku tak menyangka begini di akhirnya
Kau tinggalkan ku hati terluka
Menggamit kan kembali waktu kau lafaz cinta
Sambil ku sarung cincin sebagai tanda setia
Menggamitkan kembali waktu kau kesedihan
Kukesat air mata yg jatuh berlinangan
Ku terima semuanya dengan tabah
Mengharapkan ada hikmah
Waktu kita berdua, janji2 bersemi
Apapun rintangan dapat kita harungi
Apapun persoalan dapat kita jalani
Namun semuanya berubah dalam sekelip mata
Hati terluka bila ku sedar kau khianati cinta
Jiwa meronta bila ternyata kau menduakan cinta
Sungguh ku tak menyangka begini di akhirnya
Kau tinggalkan ku hati terluka
Menggamit kan kembali waktu kau lafaz cinta
Sambil ku sarung cincin sebagai tanda setia
Menggamitkan kembali waktu kau kesedihan
Kukesat air mata yg jatuh berlinangan
Ku terima semuanya dengan tabah
Mengharapkan ada hikmah
HARAPAN
Doaku agar kau kan selalu bahagia
Agar kau temui insan tulus menyayangimu
Lepaskanlah diriku kerna keredhaanmu
Bukan kerna dendam jua bukan kerna kau terpaksa
Ku tinggalkan memori bersamamu
Ku undur diri bersama harapan
Tidak kesampaian cinta kita
Ku bawa harapan ku pendam rahsia
Ku di kejauhan mendoakan
Agar kau bahagia tiada lagi duka
Daku rela mengundur diri
Ku pasti dikau kan fahami
Tiada penyesalan kasihku korbankan
Andai telah tertulis ku terima ini bukannya ku pinta
Oh pergilah dikau diiringi keikhlasanku,
Cuma pengalaman mengisi kekosongan mimpiku
Agar kau temui insan tulus menyayangimu
Lepaskanlah diriku kerna keredhaanmu
Bukan kerna dendam jua bukan kerna kau terpaksa
Ku tinggalkan memori bersamamu
Ku undur diri bersama harapan
Tidak kesampaian cinta kita
Ku bawa harapan ku pendam rahsia
Ku di kejauhan mendoakan
Agar kau bahagia tiada lagi duka
Daku rela mengundur diri
Ku pasti dikau kan fahami
Tiada penyesalan kasihku korbankan
Andai telah tertulis ku terima ini bukannya ku pinta
Oh pergilah dikau diiringi keikhlasanku,
Cuma pengalaman mengisi kekosongan mimpiku
Subscribe to:
Posts (Atom)


